Wednesday, September 30, 2009

Tuesday, September 29, 2009

perspektive picture...


Sunday, September 6, 2009

Aliran Naturalisme

AliranNaturalisme
Naturalisme merupakan corak atau aliran dalam seni rupa yang berusaha melukiskan sesuatu objek sesuai dengan alam (nature). Objek yang digambarkan diungkapkan seperti mata melihat. Untuk memberikan kesan mirip diusahakan bentuk yang persis, ini ertinya , keseimbangan, perspektf, pewarnaan dan lainnya diusahakan setepat mungkin sesuai mata kita melihat.
Tokoh-tokoh Naturalisme : Rembrant, Williamn Hogart dan Frans Hall di Indonesia yang menganut corak ini : Raden Saleh, Abdullah Sudrio Subroto, Basuki Abdullah, Gambir Anom dan Trubus.
Aliran Naturalisme dalam Filsafat erat hubungannya dengan realisme bahkan semua penganut naturalisme adalah juga penganut realisme, namun tidak semua penganut realisme adalah penganut naturalisme. Penganut naturalisme berpendapat bahwa satu-satunya dunia yang dapat dipercayai bersifat alami. Makna naturalisme secara khusus ada dua hal iaitu (1) hasil berlakunya hukum alam secara fizik. Misalnya, gerhana matahari merupakan gejala alami/ terjadi kerana akibat hukum gerakan benda angkasa. (2) terjadi menurut kudrat dan wataknya sendiri. Misalnya, orang mengatakan: “Secara alami, wajar jika ia berbuat demikian”. Jadi perbuatannya itu sesuai dengan kudrat atau wataknya sendiri (Kattsoff, 1992:115).

Wednesday, September 2, 2009

Aliran Romantisme

Romantisme Lukisan aliran romantisme merupakan aliran ini berusaha membangkitkan kenangan romantis dan keindahan di setiap objeknya. Pemandangan alam adalah objek yang sering diambil sebagai latar belakang lukisan.Romantisme dirintis oleh pelukis-pelukis pada zaman penjajahan Belanda dan ditularkan kepada pelukis pribumi untuk tujuan koleksi dan galeri di zaman kolonial.
Romantisme merupakan corak dalam seni rupa yang berusaha menampilkan hal-hal yang fantastik, irrasional, indah dan abstrak. Aliran ini melukiskan cerita-cerita romantis tentang tragedi yang dahsyat, kejadian dramatis yang biasa ditampilkan dalam cerita romah. Penggambaran objeknya lebih sedikit dari kenyataan, warna yang lebih meriah, gerakan yang lebih lincah, perwira yang lebih gagah, wanita yang lebih cantik dan sebagainya.
Aliran romantik dipelopori di Perancis oleh J.J. Rousseau dengan romannya La Nouvelle Heloise yang kemudian dicontoh di seluruh Eropah Barat. Di Inggeris mula-mula tampak dalam karangan Wordsworth (“Hanya manusia yang dekat dengan alam dapat memandang apa yang indah dan murni”), kemudian kentara pula, walaupun berlainan coraknya, dalam gubahan-gubahan Walter Scott (Roman-roman bersejarah).
penyair-penyair Byron, Shelley, Victor Hugo dari Perancis pada abad XIX, dan lain-lain. Di Jerman ( Sturm und Drang ) kejayaan romantik terlebih kentara (Novalis, Schiller, Goethe, dll) dan tak saja meliputi kesusasteraan tetapi pelbagai lapangan lainnya seperti filologi, gelanggang politik (liberalisme lawan reaksi) filsafat (idealisme lawan realisme), seni rupa, musik (misalnya Chopin dan R. Wagner), ilmu hukum (aliran yang berdasarkan sejarah dan sebagainya (Van Hoeve, tt:1186)

Aliran Kiubisme

Kubisme
Adalah aliran yang cenderung melakukan usaha abstraksi terhadap objek ke dalam bentuk-bentuk geometri untuk mendapatkan sensasi tertentu. Salah satu tokoh terkenal dari aliran ini adalah Pablo Picasso. Pablo Ruiz Picasso (25 Oktober 1881 – 8 April 1973) adalah seorang seniman yang terkenal dalam aliran kubisme dan dikenali sebagai pelukis revolusi pada abad ke-20. pengolah seni yang cekap membuat patung, grafis, keramik, kostum penari balet sampai tata panggung. Lahir di Malaga, Spanyol 25 Oktober 1881 dengan nama lengkap Pablo (or El Pablito) Diego José Santiago Francisco de Paula Juan Nepomuceno Crispín Crispiniano de los Remedios Cipriano de la Santísima Trinidad Ruiz Blasco y Picasso López. Ayahnya bernama Josse Ruiz Blasco, seorang profesor seni dan ibunya bernama Maria Picasso Lopez Kiubisme merupakan aliran yang cenderung melakukan usaha abstraksi terhadap objek ke dalam bentuk-bentuk geometri untuk mendapatkan sensasi tertentu.Era ini bermula pada tahun 1902. Danial Hendri Kahnweiler,seorang pelukis Jerman merupakan peneraju utama era ini. Kubisme adalah sebuah gerakan moden seni rupa pada awal abad ke-20 yang dipelopori oleh Picasso dan Braque. Era kubisme juga dikenali kepada semua jenis seni abstrak.Ianya adalah mendedah penggantian kesan visual Impressionis dengan penukaran objek kearah bentuk dan warna yang berkonsepkan intelektual.
Prinsip dasar yang umum pada kubisme iaitu menggambarkan bentuk objek dengan cara memotong, distorsi, overlap, penyederhanaan, transparansi, deformasi, menyusun dan aneka tampak. Gerakan ini dimulai pada media lukisan dan patung melalui pendekatannya masing-masing. Bentuk- bentuk karyanya menggunakan bentuk geometri (segitiga, segiempat, kubus,lingkaran). Seniman kubisme sering menggunakan teknik kolaj, misalnya menampalkan potongan kertas surat khabar, gambar poster.Kubisme sebagai pencetus gaya nonimitative muncul setelah Picasso dan Braque menggali sekaligus terpengaruh bentuk kesenian primitif, seperti patung suku bangsa Liberia, ukiran timbul (basrelief) bangsa Mesir, dan topeng-topeng suku Afrika. Pada fasa Kubisme Analitis ini, para pengkarya sebenarnya telah membuat pernyataan dimensi keempat dalam lukisan, iaitu ruang dan waktu kerana pola perspektif lama telah ditinggalkan.Namun, analisis Braque mahupun Picasso masih terbelenggu dalam kreativiti yang terbatas, berbeza pada fasa Kubisme Sintetik.

Friday, August 28, 2009

Monday, August 17, 2009

Aliran Realisme

Aliran-Aliran Dalam Menghasilkan Catan

Realisme
Realisme di dalam seni rupa bererti usaha menampilkan subjek dalam suatu karya sebagaimana tampil dalam kehidupan sehari-hari tanpa tambahan interpretasi tertentu. Maknanya,kita dapat mengacu kepada usaha dalam seni rupa untuk memperlihatkan kebenaran tanpa menyembunyikan hal yang buruk.
Selain daripada itu, realisme juga adalah suatu aliran yang mempunyai kecenderungan melukiskan segala sesuatu bahan atau persekitaran tanpa berusaha mengidealisasi alam, memperbaiki ataupun menyempurnakannya. Bahkan cenderung menampilkan peristiwa-peristiwa kepahitan hidup, seperti kemelaratan , kemiskinan dan peperangan. Dalam sistem kefilsafatan, realisme percaya bahwa dengan sesuatu atau lain cara, ada hal-hal yang adanya terdapat di dalam dan tentang dirinya sendiri, dan yang hakikatnya tidak terpengaruh oleh seseorang. Seorang penganut fahaman realisme yang “baik” tentu akan membezakan “apakah sesuatu itu yang sepenuhnya”. Selanjutnya, seorang penganut fahaman realisme akan mengatakan bahawa kita dapat mengetahui apakah barang sesuatu itu, baik secara langsung mahupun dengan jalan menyimpulkan dari yang nyata. Berhubung dengan itu ukuran kebenaran suatu gagasan mengenai barang sesuatu ialah, menentukan apakah gagasan itu benar-benar memberikan pengetahuan kepada kita mengenai barang sesuatu itu sendiri ataukah tidak (Kattsoff. 1992:111). Pendapat para penganut realisme, “kenyataan” itu paling tidak tersusun dari dua jenis hal iaitu partikulari dan universal. Dunia tersusun dari banyak hal. Hal-hal yang bersifat jasmani, hal-hal yang bersifat rohani dan universal. Hal-hal yang ditentukan oleh ruang dan waktu dinamakan bereksistensi , sedangkan hal-hal yang tidak bersifat rohani, yang tidak bersifat jasmani dinamakan yang bersubsistensi (Kattsoff. 1992:111).

Tuesday, July 28, 2009

Karya Pilihan


Sunday, July 26, 2009

Universiti Pendidikan Sultan Idris


 

Dark Hitman v.1.0 use By Me | Design by Mochal | Copyright 2008